<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="534">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis dan Perancangan Simulasi Perbandingan Kinerja Jaringan Komputer Menggunakan Metode Protokol Rounting Statis, Open Shortest Path First (OSPF) dan Border Gateway Protocol (BGP) (Studi Kasus Universitas Tanri Abeng)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sahril Amuda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Tanri Abeng University]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Informatic Engineering]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Jaringan merupakan komunikasi antara dua device untuk saling berkomunikasi baik menggunakan media wire maupun wireless. Pada penelitian ini akan dibangun suatu topologi network dengan metode routing dinamis yang akan membantu dalam meningkatkan performa jaringan. Jaringan LAN yang digunakan di Tanri Abeng University menggunakan routing statis. Kelemahan dari routing ini adalah proses routing dilakukan secara manual sehingga dibutuhkan routing dinamis yaitu OSPF dan BGP yang dapat mengirimkan paket data secara otomatis. Pada penelitian ini dilakukan ping menggunakan cisco packet tracer sebanyak 100 kali dengan ukuran paket data yang dikirim sebesar 32 byte. Pada penelitian ini dilakukan skenario pengujian sebanyak delapan kali pada setiap parameter troughput, packet loss, delay, dan jitter dengan harapan untuk menentukan metode routing manakah yang lebih optimal diantara routing statis, OSPF, dan BGP.  Didapatkan hasil bahwa routing BGP dalam parameter throughput dan packet loss sedangkan untuk routing OSPF lebih unggul delay dan jitter. Routing OSPF dan BGP masing-masing mempunyai kelebihan yaitu dapat diterapkan kedalam jaringan dengan ruang lingkup yang berbeda-beda. Untuk routing OSPF diterapkan ke dalam ruang lingkup jaringan yang lebih kecil sedangkan untuk routing BGP diterapkan ke dalam jaringan dengan routing yang lebih besar. Jika diterapkan ke dalam Tanri Abeng University yang mempunyai ruang lingkup yang kecil maka routing OSPF lebih optimal dibandingkan dengan routing BGP dilihat dari ruang lingkup jaringan yang digunakan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Routing, Statis, OSPF, BGP]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Files Documentation TANRI ABENG UNIVERSITY]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[534]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-03-17 13:52:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-03-17 13:52:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>