PENERAPAN GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN DAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Departemen Management System Development di PT Metiska Farma)
Komunikasi merupakan elemen penting dalam dunia kerja dan bisnis,
terutama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan mendukung.
Dalam konteks organisasi, efektivitas komunikasi antara pemimpin dan bawahan
sangat berpengaruh terhadap motivasi serta kinerja karyawan. Pemimpin yang
mampu menyampaikan arahan secara jelas dan mendengarkan masukan dari
bawahan dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif dan kolaboratif. Penelitian
ini dilakukan untuk menganalisis gaya komunikasi pemimpin dan komunikasi yang
efektif di PT Metiska Farma, khususnya di Departemen Management System
Development, serta dampaknya terhadap motivasi dan kinerja karyawan.
Penelitian ini mengacu pada dua kerangka teori utama. Pertama, teori
kepemimpinan transformasional, yang menekankan pentingnya pemimpin dalam
menginspirasi, memotivasi, dan memberdayakan bawahan untuk mencapai tujuan
bersama. Pemimpin transformasional tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada
pengembangan individu dalam tim melalui komunikasi yang visioner, dukungan
personal, dan pemberian pengaruh positif. Kedua, digunakan teori neo-klasik, yang
menjelaskan pentingnya hubungan manusia dalam organisasi. Teori ini menekankan
bahwa karyawan bukan sekadar sumber daya kerja, tetapi individu yang memiliki
kebutuhan sosial dan emosional. Interaksi yang hangat, komunikasi dua arah, dan
perhatian pada kesejahteraan karyawan menjadi kunci untuk menciptakan
lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Adapun pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam kepada manajer dan empat orang staf di departemen tersebut.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan
dan verifikasi kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemimpin menggunakan gaya
komunikasi demokratis, dengan elemen otoritatif dan afiliasi sesuai kebutuhan.
Gaya ini memberikan ruang partisipasi bagi karyawan dalam pengambilan
keputusan, sekaligus menjaga kejelasan arah kerja dan hubungan interpersonal yang
sehat. Komunikasi yang diterapkan bersifat terbuka, jelas, dan dua arah, di mana
pemimpin tidak hanya menyampaikan informasi tetapi juga aktif mendengarkan ide
serta masukan dari staf. Kejelasan dalam instruksi dan transparansi informasi
terbukti meningkatkan pemahaman karyawan terhadap tugas serta tujuan tim. Hal
ini turut memperkuat keterlibatan dan rasa memiliki terhadap pekerjaan. Karyawan
merasa lebih dihargai, termotivasi, dan mampu bekerja secara lebih efisien karena
merasa dipimpin oleh sosok yang komunikatif dan responsif.
Detail Information
| Bagian |
Informasi |
| Pernyataan Tanggungjawab |
|
| Pengarang |
Aleyda Khotimah - Personal Name
|
| Edisi |
|
| No. Panggil |
|
| Subyek |
|
| Klasifikasi |
|
| Judul Seri |
|
| GMD |
Corporate Communication |
| Bahasa |
Indonesia |
| Penerbit |
Tanri Abeng University |
| Tahun Terbit |
2025 |
| Tempat Terbit |
Jakarta |
| Deskripsi Fisik |
|
| Info Detil Spesifik |
|
Citation
. (2025).PENERAPAN GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN DAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Departemen Management System Development di PT Metiska Farma).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd