<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="794">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PELAYANAN PASIEN BPJS PADA RUMAH SAKIT UMUM SILOAM  KABUPATEN TANGERANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wahyu Febriyani Timo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Tanri Abeng University]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Corporate Communication]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam manajemen krisis, terutama
di sektor pelayanan kesehatan. Penelitian ini berfokus pada manajemen komunikasi
krisis dalam pelayanan pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Siloam Kabupaten
Tangerang, menggunakan Teori Komunikasi Krisis Situasional (Situational Crisis
Communication Theory/SCCT) oleh W. Timothy Coombs dan pendekatan
Komunikasi Krisis oleh Susan Solomon. Penelitian ini mengidentifikasi tujuh
strategi komunikasi krisis: denial, diminish, rebuild, bolstering, perencanaan,
penanganan, dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pendekatan
komunikasi yang digunakan oleh Rumah Sakit Umum Siloam dalam menjaga
reputasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan meminimalkan dampak negatif dari
krisis. Metode penelitian mengunakan pendekatan deskritif dengan jenis penelitian
kualitatif dikumpulkan dengan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi kepada
Enam Orang informan. Hasil penelitian menunjukkan agar dapat memberikan
peningkatan strategis bagi manajemen rumah sakit untuk mengembangkan sistem
komunikasi krisis yang lebih efektif dan responsif, demi terciptanya pelayanan
kesehatan yang lebih baik bagi pasien BPJS.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Files Documentation TANRI ABENG UNIVERSITY]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[794]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-24 14:21:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-24 14:21:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>